Ya tentu
'hijrah' udah nggak asing lagi di telinga khalayak ramai masa kini. Hijrah
identik dengan perubahan diri menjadi (mungkin) lebih religius.Yang jilbabnya
pendek dipanjangin, yang udah panjang pake cadar, yang celananya isbal jadi
cingkrang. Ngikut segala kajian 'temporer' (bukan yang kontinuitas membahas bab
lengkap), apalagi bumbu-bumbu kajian meniqa. Ya namanya belajar~ (katanya di
bionya 'fakir ilmu').Terus mulai menghapus foto-foto diri di sosmed. Berhenti
dengerin musik. Bagus? Bagus kok, yang mengajak ke 'kebaikan' itu bagus.
Meskipun kebaikan sendiri subyektif dan relatif.
Tapi eh tapi, sayang sebagian
nggak benar-benar dari hati :)
Sekedar
ikut trend, ikut temen, atau malu karena temen selingkarannya pada 'hijrah'
semua, atau gebetannya gitu. Nah yang kubahas adalah para penghijrah yang
hijrah nggak dari hati. Di pertengahan merasa kepaksa, nggak nyaman.
"Alah itu kan salah satu
bentuk godaan iman."
No, bukan. Berarti dia belum
cukup yakin dengan apa yang dia lakukan. Seorang teman hijrah lalu mengubah
penampilannya, manggilnya jadi akhi ukhti dan segala pernak pernik
menyertainya.Suka share ayat, hadits, ngajak jauhi zina, hindari musik, jangan
sebar foto diri. Tapi ada kok yang istiqomah. Dan dirinya benar-benar berubah
sampai dalam dirinya.'Berubah' di sini nggak berarti terus jadi nyinyir,
penampilan doang, apalagi (sok) jadi ahli agama yang suka debat. Mereka benar
berubah, makin terasa 'baik'. Salah satu indikatornya adalah tidak rusaknya
lingkar pertemanan mereka dengan alasan 'hijrah'.
"Ya aku hijrah, tapi hijrah
dan segala kegiatan spiritual adalah proses pribadi. Jadi ngapain jauhin orang?
Nyinyirin orang?" Inilah mengapa mereka istiqomah. Karena memahami dengan
hati. "Aku melakukan ini karena aku tau. Aku nggak melakukan ini karena
aku tau alasannya apa dan aku meyakini itu." Yakin, bukan trend, apalagi
pencitraan. :) Jadi hijrah nggak hijrah adalah hak individu. Tapi yaudala ya
ngga usah terus jadi nyuinyir dan julid sama temen yg kamu anggap 'belum
hijrah'. Bukankah hijrahmu dari hati? Kalo dari nyinyiran para penghijrah
sebelumnya, pastilah di tengah jalan kamu jd salah satu yg mundur tadi
No comments:
Post a Comment